Jumat, 01 Mei 2020

Sungguh Sia-sia



Assalamu'alaikum

Sebenarnya jika aku menelaah lebih dalam.
Akan ada banyak hal yang membuat aku merasa beruntung, semua tersedia. Namun karena terlalu fokus pada tugas, laporan, kuliah, praktikum hingga lupa bahwa ada peran lain yang menunggu dirimu untuk ikut berjuang. Aku sudah masuk dalam dunia yang kompleks. Dunia yang menghadirkan para pemimpin masa depan, jika aku tidak sok sibuk dengan kegiatan yang terlalu akademis. Aku sudah pernah memilih hal yang sama seperti yang terjadi kini, memang terasa tugas terbengkalai namun masih bisa dikomunikasikan, tapi jika tugas dengan Sang Penguasa Semesta, harus cepat dan tepat, lakukan yang terbaik sesuai dengan kemampuan kita. Aku pernah merasa kehidupan kuliah ku jauh dari kata teratur, namun tak tau kenapa hati tetap lebih tenang, karena hari-hariku dipenuhi dengan  mengisi ruhani. 

Jika ku lihat, aku beruntung, dapat masuk dalam sekeliling orang-orang hebat, para pembicara dan orator ulung, namun tetap tidak pernah lupa dengan kondratnya sebagai hamba.
Mereka terus berkembang, aku iri, boleh?.

Teman-teman satu pelatihan sudah menjadi pembicara di banyak seminar, sedangkan aku bingung ingin memulai, dan hati kembali canggung. Aku harus mengisi hati lagi dengan mengkaji berbagai ilmu, agar aku dapat lebih berani.

Aku memang sudah merencanakan banyak hal bahkan beberapa tahun kedepan. Apa saja yang ingin aku lakukan, namun apalah daya seorang perencana ulung akan kalah dengan Sang Maha pengeksekusi. Memang diri ini sangat pandai dalam segala perencanaan, hingga terkadang terlalu jauh berencana, orang tak mampu memikirkan hingga itu, namun orang lain langsung satu hal yang ingin di lakukan, berbanding terbalik denganku.

Padahal jalan, relasi, dan rencana diri mungkin lebih baik, jika pandai membaca peluang dan bisa menata waktu. Aku memang buruk. Sang pengeksekusi yang buruk dan pengatur waktu yang buruk.


Wassalamu'alaikum
Semangat!!!
Salam Poemy
April 20 2020
08.01

Selami Hidup Berbagai Genre

Assalamu'alaikum kawan
Hanya ingin mengingatkan
Jangan sia-siakan waktu mudamu
Terutama saat #dirumahaja 
Setidaknya kita bisa membaca jendela ilmu


Jika kau ingin membuat hari liburmu menjadi berbagai jenis genre, ada baiknya kau membaca buku. Kau akan menyelami berbagai dimensi baru yang belum pernah kau temukan, kecuali kau membaca buku bergenre sama.
Ini yang aku alami sekarang. 

Aku bisa merasakan semangat dan keoptimisan dalam diriku saat membaca buku mengenai perjalanan studi seseorang keluar negeri, sehingga aku pun ingin sepertinya, mulai mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk tercapainya keinginan itu. Saat membaca novel terjemahan romance asal Amerika, aku terbawa suasana negeri paman sam itu, sambil membayangkan ada tokoh-tokoh yang sedang bersandiwara, dan terkadang sambil tersipu karena adegan para tokoh di dalamnya. Dan Saat aku membaca buku bertema keagamaan, aku merasa sangat bersyukur bisa lahir sebagai seorang muslim, penuh kejutan di setiap lembaran buku yang tak pernah ku ketahui sebelumnya mengenai itu. Saat membaca buku pengembangan diri, rasanya aku ingin merubah sikapku menjadi lebih baik, mengikuti langkah demi langkah dalam buku itu. Saat aku membaca buku yang berkaitan tentang penataan rumah, rasanya ingin aku merapikan setiap inci dari rumah atau kamarku. 

Namun semua itu berubah, semua keinginan itu tidak hilang, namun semangat diriku yang mulai terbuai hari-hari libur dengan puluhan film dan drama di gawai aku.
Sebenarnya, lebih asik membaca, kita bisa membayangkan keadaan sesuai keinginan saja, namun saat menonton, aku terasa lebih santai tanpa harus memikirkan dan membayangkan. Yaah itu datang. Rasa Malas ini mimpi buruk di setiap liburanku, namun aku pun butuh bermalasan ya kan, sampai aku teringat judul buku "Malas itu perlu". Apa aku harus membeli buku itu ?, agar aku dapat terus membaca untuk bangga menjadi malas, sungguh setiap yang kita lakukan ada akibatnya.


Dec 25 2019
08.38

Wassalamu'alaikum
Semangat!!!
Salam Poemy

Sefruit Motivasi untuk Deadliners

Assalamu'alaikum kawan
Sedikit ketikan ini muncul dari keresahan yang muncul tiba-tiba saat berusaha menyadarkan diri.
Karena katanya, menulis itu kegiatan tidak sadar, namun kita sadar sedang menulis. 


Jangan minder guys dengan negara maju
Jika kalian perhatikan dan kaitkan segala hal yang ada, kita juga bisa.

Pernah gak sih? atau bahkan udah jadi kebiasaan? di kasih tugas udah dari jauh-jauh hari tapi tetep aja kita ngerjainnya H-1 atau bahkan beberapa jam sebelum  deadline. Yups predikat sebagai deadliners udah jadi langganan bagi banyak orang.

Kenapa bisa begitu ?
Kalo menurut aku, H-1 pengumpulan tugas itu kita mendadak jadi pinter dan kreatif banget. Seakan-akan dapet cahaya entah darimana. Selain itu, ditambah rasa dag-dig-dug jadi semakin semangat deh. Tapi, hal itu gak baik untuk dijadikan kebiasaan ya guys.

Nah kenapa nyambung ke deadliners alias kreatif kalo kepepet.
Menurutku itu nyambung banget sama kondisi kita sekarang nih. Negara kita tuh kaya banget, apa aja ada. Sumberdaya alam dan mineral melimpah, biodiversitas, SDM juga banyak, selain itu pertumbuhan tanaman dan pepohonannya relatif cepat karena kita di wilayah tropis yang hanya memiliki 2 musim, yaitu musim panas/kemarau dan musim hujan, jadi hampir setengah tahunnya kita menikmati sinar matahari penuh. Sinar matahari dan air itu energi yang tak terhingga banget, anugerah  dari Tuhan secara gratis. Karena kemewahan itu buat kita jadi terlena sama kondisi geografis ini.
Coba kita tengok negara-negara di daerah temperate atau negara 4 musim yang punya musim semi, panas, gugur, salju/dingin. Mereka terus berinovasi karena keterbatasan kondisi yang mereka rasakan, kayak hanya mendapatkan sinar matahari +- 3 bulan jadi pertumbuhan tanaman dan pepohonan gak secepat di daerah tropis, panen kayu log yang biasanya di Indonesia hanya 30 tahun, tapi di negara temperate bisa mencapai 100 tahun.
Keadaan kepepet itu membuat mereka terus berinovasi, merencanakan step-stepnya untuk memanfaatkan sumberdaya yang terbatas itu.

Nah, kalo kita liat nih. Sebenernya udah banyak loh inovator muda asal Indonesia. Inovasi itu muncul untuk mengurangi atau bahkan menyelesaikan permasalahan yang ada kan pasti. Barusan banget aku lihat inovasi anak bangsa untuk menyuarakan tentang benda-benda yang semula menjadi masalah bagi lingkungan, tapi kini malah jadi eco friendly. Nah kan, kita tuh sebenernya pinter banget kalo kita punya keinginan yang besar dan tau tujuan kita mau ngapain untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

Jadi jangan kebanyakan nunggu, yuk buat inovasi baru.


Wassalamu'alaikum
Semangat 
Salam Poemy